FILE PROCESSING : READ AND WRITE FILE
File processing dalam pemrograman C terdapat berbagai jenis yaitu read, write, dan append. Read untuk membaca file, write untuk menulis file (buat baru atau overwrite yang sudah ada), dan append untuk menambahkan data ke file yang sudah ada (menambahkan kebawahnya, bukan overwrite).
Pada blog kali ini yang akan dibahas adalah read file dan write file.
Struktur read file adalah :
FILE *nama_pointer = fopen("nama_file" , "mode");
int counter=0; //untuk menghitung total data yang ada
while (!feof(nama_pointer)){
fscanf (nama_pointer, "format_penulisan_data_di_file", nama_variable_untuk_menyimpan_data);
counter++;
}
fclose(nama_pointer);
Mode yang dipakai pada file processing adalah :
- w = write file
- r = read file
- a = append file
Contoh read file :
dengan data :

Output :

Contoh menggunakan struct dalam file processing :

dengan data :

Output :

Pada contoh diatas, data yang disediakan terdapat nama barang dan harga barang. Nama barang dan harga barang tersebut dipisahkan oleh tanda pagar (#). Sehingga waktu kita scan data dari file tersebut kita harus membatasinya sampai tanda pagar, sehingga yang kita tulis adalah %[^#], itu berarti kita scan sampai tanda pagar. Setelah itu kita scan pagarnya, lalu scan harganya, lalu jangan lupa scan juga \n karena diakhir harga pasti ada \n.
Mengapa kita tidak menggunakan %s saja? Karena ada data yang lebih dari satu kata, sedangkan %s hanya berlaku sampai spasi, seperti data pertama yaitu Buku Tulis, %s hanya akan scan Buku nya saja, sedangkan Tulis nya tidak akan termasuk didalamnya.
Struktur write file adalah :
FILE *nama_pointer = fopen("nama_file" , "mode");
for (int i=0; i<counter; i++){
fprintf (nama_pointer, "format_penulisan_data_di_file", nama_variable_untuk_menyimpan_data);
}
fclose(nama_pointer);
Contoh write file :

Hasil :

Pada blog kali ini yang akan dibahas adalah read file dan write file.
Struktur read file adalah :
FILE *nama_pointer = fopen("nama_file" , "mode");
int counter=0; //untuk menghitung total data yang ada
while (!feof(nama_pointer)){
fscanf (nama_pointer, "format_penulisan_data_di_file", nama_variable_untuk_menyimpan_data);
counter++;
}
fclose(nama_pointer);
Mode yang dipakai pada file processing adalah :
- w = write file
- r = read file
- a = append file
Contoh read file :
dengan data :
Output :
Contoh menggunakan struct dalam file processing :
dengan data :
Output :
Pada contoh diatas, data yang disediakan terdapat nama barang dan harga barang. Nama barang dan harga barang tersebut dipisahkan oleh tanda pagar (#). Sehingga waktu kita scan data dari file tersebut kita harus membatasinya sampai tanda pagar, sehingga yang kita tulis adalah %[^#], itu berarti kita scan sampai tanda pagar. Setelah itu kita scan pagarnya, lalu scan harganya, lalu jangan lupa scan juga \n karena diakhir harga pasti ada \n.
Mengapa kita tidak menggunakan %s saja? Karena ada data yang lebih dari satu kata, sedangkan %s hanya berlaku sampai spasi, seperti data pertama yaitu Buku Tulis, %s hanya akan scan Buku nya saja, sedangkan Tulis nya tidak akan termasuk didalamnya.
Struktur write file adalah :
FILE *nama_pointer = fopen("nama_file" , "mode");
for (int i=0; i<counter; i++){
fprintf (nama_pointer, "format_penulisan_data_di_file", nama_variable_untuk_menyimpan_data);
}
fclose(nama_pointer);
Contoh write file :
Hasil :
Comments
Post a Comment